Kadistanak Kukar: Pembangunan Jalan Usaha Tani untuk Permudah Akses Angkut Hasil Panen
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR - Pembangunan jalan usaha tani yang ada di Kukar mulai dirasakan oleh masyarakat khususnya para petani. Selain mempermudah akses untuk mengangkut hasil pertanian juga memangkas ongkos angkut.
Melalui proyek strategis Kukar tahun 2023 telah ditargetkan sepanjang 66,5 km untuk pembangunan jalan usaha tani.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Muhammad Taufik mengatakan Distanak Kukar telah berhasil merealisasikan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 76 KM pada tahun 2023,
"Dan ini melebihi target semula yang ditetapkan sepanjang 66,5 KM. Pembangunan jalan usaha tani ini merupakan bagian penting dalam mendukung sektor pertanian di Kukar." kata Taufik Sabtu (21/10/23).
Muhammad Taufik, menekankan bahwa pembangunan jalan usaha tani sangat penting untuk mempermudah mobilitas petani, mulai dari aktivitas bertani hingga mengangkut hasil panen.
"Alhamdulilah sekarang para petani merasa bersyukur jalan usaha tani yang mereka gunakan setiap hari kini sudah mulus, dan bisa dilewati untuk memgakut hasil panen serta bisa memangkas ongkos angkutnya." ucapnya.
Realisasi proyek ini berada di beberapa kawasan pertanian di Kukar, melalui bantuan Program Karya Bakti TNI diantaranya Tenggarong Seberang 2 sepanjang 27,5 km, Sebulu-Muara Kaman sepanjang 13 km, Loa Kulu-Tenggarong seoanjang 11 km, Marang Kayu 7,6 km.
Kemudian pembangunan dari Distanak Kukar seperti di Tenggarong Seberang 2,6 km , Muara Kaman 2,9 km , Sebulu 2,9, Tenggarong 0,7 km , Anggana 2,5 km, Loa Kulu 2,2 km, Marang Kayu 2,5 km. Jadi total ada 76 km untuk pembangunan jalan usaha tani.
Taufik juga menjelaskan bahwa pembangunan pertanian ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang menargetkan pembangunan sepanjang 120 KM oleh Distanak dan 20 KM oleh Disbun Kukar.
"Kami berharap, dengan adanya
pembangunan ini, para petani di Kukar dapat merasakan kemudahan dalam mengakses
jalan usaha tani yang telah diperbaiki, sehingga aktivitas pertanian dapat
berjalan lebih lancar." tutupnya.(adv/pk)